😭 Kronologi Prada Lucky dan Zara Qairina 💔
Peristiwa penganiayaan dimulai pada 1 Agustus ketika Lucky dicambuk dan ia sempat melarikan diri ke rumah ibu angkatnya. Saat berada di sana, ia menelepon ibunya dan mengungkapkan bahwa ia dipukuli oleh beberapa seniornya sebelum dijemput kembali oleh anggota TNI dan diduga disiksa lagi.
Pada 2 Agustus, Lucky dilarikan ke rumah sakit dalam keadaan tak sadarkan diri dengan luka memar di sekujur tubuh.
Ia menghembuskan napas terakhirnya pada 6 Agustus, dengan ginjal pecah dan paru-paru bocor, menurut keterangan ayahnya.
Setelah penyelidikan, pada 9 Agustus, empat seniornya yaitu Pratu AA, Pratu EDA, Pratu PNBS, dan Pratu ARR, ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Lucky dimakamkan di Kupang pada hari yang sama dengan ditetapkannya para tersangka.
Artikel ini merangkum kronologi kasus kematian Zara Qairina Mahathir, seorang siswi Tingkatan 1 di Sabah, Malaysia, yang ditemukan tidak sadarkan diri di dekat selokan asrama sekolah pada 16 Juli. Kematiannya memicu tuntutan keadilan dari keluarga dan berbagai pihak.
Akibatnya, jenazah Zara Qairina digali kembali pada 9 Agustus untuk menjalani autopsi kedua di Hospital Queen Elizabeth.
Autopsi kedua ini dilakukan oleh empat ahli patologi dan disaksikan oleh pengacara serta polisi. Berbagai pihak terkait, seperti Kementerian Pendidikan dan Kejaksaan Agung, turut serta dalam penanganan kasus ini dengan menyerahkan bukti, membuat laporan, dan meminta masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi palsu. Jenazah Zara Qairina akhirnya dimakamkan kembali pada 11 Agustus, dengan harapan penyelidikan yang transparan dapat mengungkap penyebab pasti kematiannya.
